Dalam konteks pendidikan dan peradaban bangsa, kehadiran Liris memiliki empat makna strategis. Pertama, membangun dan mening katkan semangat dan kemampuan literasi para murid. Melalui Liris, para murid dapat membaca dan mengapresiasi beragam karya sastra yang membuka wawasan dan mengasah nalar kritis. Kedua, menjadi sarana pengembangan bakat dan minat dalam bidang sastra, seperti puisi, cerita pendek, esai, terutama bagi para penulis pemula. Ketiga, membangun karakter bangsa yang sehat dan kuat. Menurut para ahli psikologi, kesempatan dan kebebasan menulis merupakan proses olah hati, olah pikir, dan olah rasa yang berpengaruh positif terhadap kesehatan jiwa serta kecerdasan intelektual, emosional, dan spiritual. Terakhir, membangun peradaban dan meningkatkan harkat dan martabat bangsa. Karya sastra yang hebat tidak hanya menggambar kan kehebatan para penulisnya, tetapi juga mencerminkan keluhuran budaya dan keadaban bangsa. Para sastrawan adalah duta bangsa dan suluh peradaban semesta
Download PDFSaya menyampaikan selamat kepada Badan Bahasa yang menerbitkan Liris, majalah sastra yang bertujuan memberikan ruang aktualisasi dan ekspresi kesusastraan bagi masyarakat, khususnya para pelajar dan generasi muda.
Download PDF